Selain memenuhi kebutuhan duniawi, kita sebagai seorang hamba Ilahi juga dituntut untuk melaksanakan perintah-perintahNya. Kebutuhan duniawi, sebanyak apapun yang telah dikumpulkan seorang insan, ia akan tetap merasa kurang bila tidak diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan rohani. Karena memang sifat manusia yang tak pernah merasa cukup. Kita akan senantiasa berusaha agar kita mendapatkan apapun yang kita inginkan. Bila masih dalam batas-batas kewajaran,tentu tidak menjadi masalah. Tapi bila sudah menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, itulah awal dari kehancuran kita.
Hati akan senantiasa panas bila keinginan belum tercapai karena hati yang mendorong kita(nafsu). Tapi saat ini kebanyakan manusia lebih mementingkan kehidupan di dunia yang fana ini,bahkan ada yang telah lupa bahwa semua yang ada di dunia ini pasti akan kita tinggalkan bila kematian datang menjemput. Ketahuilah teman-temanku semua,kehidupan yang kekal adalah kehidupan di alam akhirat.disanalah kita akan hidup entah itu bahagia/menderita tergantung pada amal ibadah kita sendiri..sebisa mungkin,kita menyeimbangkan antara kebutuhan dunia sebagai bekal kita beribadah dan kebutuhan akhirat kita..bekerjalah kamu seakan-akan kamu akan hidup 1000 tahun lagi, dan siapkanlah bekalmu (beribadah) seakan-akan kamu akan mati esok pagi..





0 komentar:
Posting Komentar